on November 7, 2009 by denpras in Messaging / SMS, Comments (9)
What is SMS ?
Sering mengirimkan sms ? pernah mengirimkan SMS namun sampai di tujuan setelah beberapa jam? bagaimana sih sms itu dikirimkan? setelah membaca artikel ini semoga dapat memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut.
SMS atau Short Message Service merupakan layanan yang disediakan sebuah operator GSM / CDMA, selain tentunya layanan voice. SMS bersifat non circuit service, sedangkan voice bersifat circuit service sehingga penting memahami keduanya dari segi protokol yang digunakan. Lihat kembali mengenai SS7 dan signalling di blog ini.
SMS yang sering kita jumpai adalah SMS antar sesama pelanggan, ataupun SMS dari / ke suatu shortcode.
Shortcode merupakan limited digit number SMS yang dedicated untuk suatu ESME ( External Shortcode Messaging Entity). Mungkin kita pernah dengar adanya layanan dengan keyword : REG jodoh kirim ke xxx.
Nah aplikasi seperti itu disebut layanan oleh ESME yang dibuat oleh sebuat SP ( Service Provider / Content Provider ) yang berkerja sama dengan sebuah operator membuat suatu contentdan layanan.
Jadi di sini ada kerjasama antara operator dan sebuah CP.
Aplikasi lainnya adalah blasting SMS yang berupa promo Iklan atau pemberitahuan sesuatu dari suatu operator dari suatu shortcode. Aplikasi CP terhubung ke sebuah SMSC ( Short Message Service Center) sebuah operator melalui sebuah SMS Gateway.
Untuk dapat memahami proses kerjanya, wajib buat kita memahami protokol yang bekerja antara keduanya.
Protokol itu adalah SMPP (Short Message Peer to Peer) dan HTTP (Hypertext Transfer Protocol).
SMPP digunakan untuk komunikasi antara SMSC dan SMSGateway. Sedangkan antara SMS Gateway dan CP digunakan protokol SMPP dan atau HTTP.
Artinya jika sebuah layanan CP menggunakan protokol HTTP untuk berkomunikasi dengan SMSC dan SMSGW, maka akan terjadi protokol conversion SMPP menjadi HTTP ke / dari SMS Gateway dan CP.
Aplikasi basic SMS lainnya tentunya berbentuk pengiriman SMS dari suatu pelanggan ke pelanggan lainnya. Untuk pengiriman jenis ini kita perlu memahami kerja protokol SS7 antara elemen network seperti SMSC, HLR, MSC, IN, BSC, BTS.
Sedangkan untuk hubungan ke network lain dari SMSC juga digunakan protokol seperti FTP untuk transfer data, atau SMPP+ untuk koneksi ke IN ( Intelligent Network). IN dapat digambarkan sebagai proses charging realtime pelanggan prabayar (prepaid) sebelum melakukan suatu panggilan atau pengiriman SMS. Sehingga hanya pelanggan yang memiliki balance atau pulsa yang diizinkan beserta masa aktif saja lah yang boleh melakukan panggilan atau pengiriman SMS.
Lebih jelasnya silahkan lihat bagan network core berikut ini :
Yang dapat diambil dari gambar di atas adalah adanya pembagian kerja SMS yaitu dalam domain IP dan dalam domain SS7. Untuk konversi kedua protokol tersebut SMSC memiliki sebuah konverter baik dalam sebuah card yang terinstall dalam SMSC ataupun sebuah device tambahan eksternal diluar SMSC yang memiliki fungsi yang sama.
Ada 2 bagian besar dalam proses SMS, yaitu Mobile Originated (MO) dan Mobile Terminated (MT).
Mudahnya MO adalah proses pengiriman SMS dari seorang A number hingga mencapai SMSC. Indikasi setelah sampai ke SMSC, sebuah mobile subscriber / A number akan mendapatkan notifikasi . Jadi jika kita mendapatkan pesan : message sent, artinya message baru sampai di jaringan operator belum sampai ke nomor tujuan. Nantinya setelah message sampai di tujuan, SMSC akan meminta MSC untuk mengirimkan delivery report ke A number. Biasanya kita mendapat pesan : message delivered / message successfully delivered dan sebagainya.
Sedangkan MT adalah proses pengiriman message yang telah sampai di SMSC ke B number, intinya adalah cara SMSC mengirimkan message ke B number.
Proses basic flow tersebut bisa digambarkan sebagai berikut :
Untuk proses MO membutuhkan setidaknya proses : SMDPP-SUBMIT, AUT-ACC-RES ( A num ) sampai dengan aut-acc-reserve, dan smdpp-submit. Sedangkan MT membutuhkan setidaknya proses SMS-REQ ( SMS request) ke HLR sampai dengan proses SMDPP-SUBMIT dan proses pengiriman delivery report.
Untuk memahami proses pengiriman SMS, perhatikan penjelasan berikut ini :
Sederhananya kita asumsikan seorang pelanggan A yang berada dilokasi MSC/VLR A akan mengirimkan SMS ke pelanggan B yang dalam keadaaan hidup (ON) yang berada pada lokasi MSC/VLR B.
Status on tidaknya seorang pelanggan ditentukan oleh status yang dikirimkan oleh MSC/VLR dilokasi pelanggan berada ke HLR ( master database pelanggan) dengan sebuah message REGNOT. Bila pelanggan dalam keadaan ON / aktif maka MSC/VLR akan memberitahu kepada HLR mengenai lokasi dan address MSC/VLR yang menghandle pelanggan tersebut, dengan sebuah alamat sesuai MTP3 yaitu PC/SSN.
Baiknya lebih dahulu membaca MTP layer3 untuk mode pengalamatan ini.
Pada saat MS A mengirimkan pesan ke MS-B, maka MSC A akan mengecek SMSC yang dapat digunakan untuk melayani permintaan MS A. Pembagian mengenai SMSC mana yang digunakan tergantung mapping routing MSC sesuai jenis prefix dan kebijaksanaan operator bersangkutan.
Setelah MSC A menemukan SMSC yang siap bertugas, maka message dari MS A akan dikirimkan ke SMSC melalui sebuah message SMDPP (Short Message Delivery Point to Point ). Di SMSC status MS A akan dicek terlebih dahulu. Jika termasuk pelanggan prepaid, maka SMSC akan menanyakan status MS A ke IN Intelligent Network) dengan sebuah message AUT-ACC-RES, dan IN akan membalas status tersebut dengan message autt-acc-reserve yang menunjukan MS-A diperbolehkan tidaknya MS A melakukan pengiriman SMS setelah melalui proses autentikasi status dan profile MS-A di IN, termasuk didalamnya jumlah balance yang mencukupi, dan masa aktif MS A.
Setelah proses autentifikasi di IN berhasil, SMSC akan mereturn message SMDPP dengan sebuah SMDPP response kepada MSC A, yang selanjutnya dikirimkan ke MS A. MS A akan melihat pesan message sent jika SMSC melaporkan message dari MS A telah sampai di SMSC dan siap dikirimkan SMSC ke MS B.
Sampai di sinilah proses yang dinamakan MO itu terjadi.
Kita lanjut. Setelah proses MO tersebut, SMSC akan melanjutkan dengan sebuah proses MT mesage, inti proses ini adalah SMSC berusaha mengirimkan message ke MS B. Proses MT ( Mobile Terminated ) ini diawali dengan proses SMSC bertanya kepada HLR mengenai status MS B apakah aktif atau tidak melalui sebuah message SMS-REQ . Jika :
- HLR melihat status B number aktif dan registered, HLR akan membalas SMS-REQ dengan sebuah addressing MSC/VLR B dan MIN number MS-B. Pada tahap ini SMSC melakukan message SMDPP ke MSC/VLR B yang diberikan tersebut untuk dapat mengirimkan message kepada MS -B.
MSC/VLR B akan menerima message tersebut dan melakukan paging untuk proses lookup dan mencari lokasi MS B. Setelah message berhasil dikirimkan, maka MSC/VLR B akan mengirimkan laporan kepada SMSC bahwa proses SMDPP telah berhasil. Setelah menerima pesan tersebut maka SMSC akan melaporkan kepada MSC/ VLR A untuk memberitahukan kepada MS A bahwa pesan behasil dikirimkan ( delivered ) dengan sebuah message delivery report. - HLR melihat status B number tidak aktif berdasarkan laporan terakhir dari MSC /VLR B yang mengirimkan flag ‘inactive‘ kepada HLR. HLR tentunya akan merespon laporan tersebut dengan message ‘MSINACT‘. Setelah HLR mendapat SMS-REQ dari SMSC, dan kondisi MS B adalah inactive, maka HLR akan merespon SMS-REQ tersebut dengan SMS-REQ-resp dengan parameter ‘SMSAccessDeniedReason‘ yang menunjukan proses MT tidak bisa dilakukan saat itu.
HLR kemudian akan menandai hal ini dengan flag SMS Delivery pending (SMDPF).
Bagaimana dengan SMSC ? setelah mendapatkan laporan bahwa MT tidak dapat dilakukan karena MS B tidak dapat dijangkau, maka SMSC akan menyimpan message dari MS A di dalam store SMSC dan akan melakukan retry mechanism sesuai jenis error code yang direturn. Dalam kasus MS B inactive, SMSC akan melihat retry process dan proses schedulling untuk berusaha mengirimkan message tersebut dalam interval yang didefiniskan.
Retry mechanism inilah yang membedakan schedule pengiriman message bila terjadi error. Mungkin 5 menit, 10 menit kemudian message akan dikirimkan, bergantung retry yang telah ditentukan.
Dalam case khusus MS B inactive, setelah MS B active kembali, maka terjadi proses powerup registration dari MSC/VLR B kepada HLR dengan mengirimkan message REGNOT. HLR akan melaporkan ke SMSC dengan sebuah SC_alert dan SMSC akan mengidentifikasi message tersebut untuk segera mengirimkan message ke MS B tanpa melihat kembali retry dan schedulling di SMSC.
Dalam beberapa hal bisa juga terjadi proses SMS-REQ berhasil dan memberitahukan status MS B aktif, tetapi mengalami masalah dalam proses SMDPP SMSC ke MSC/VLR B misalkan dalam proses paging dan sebagainya.
Bila hal itu terjadi, SMSC akan melakukan proses retry mechanism sesuai error code yang direturn oleh MSC / HLR.
Untuk proses MT dari sebuah layanan shortcode, akan mengalami proses yang serupa. Hanya untuk proses autentifikasi ke IN, perlu dilihat didalam tabel SMSC apakah layanan MT message tersebut berbayar atau free ( gratis ).
Kebanyakan setelah kita melakukan REG_xxx ke sebuah shortcode yyy, kita akan dikirimkan MT shortcode berbayar, jadi berhati-hatilah waspadalah waspadalah !
Another great posts :
Tags: Telecommunication



Dana @ Online Knowledge
November 9, 2009 @ 11:28
Oh, gini toh yang lo pegang selama ini. Mantap juga bro.
Kalo trik SMS gratis gimana?
denpras
November 9, 2009 @ 13:11
wah trims bro.. trik sms gratis : kirim ke nomor yang ga berbayar hehe
nada
November 9, 2009 @ 13:39
sayang pake bahasa indonesia
gmn bisa dapat dollar
hari ini ngeblo pake bhs indonesia
hihihi
denpras
November 9, 2009 @ 13:49
baiklah…. i try to convert it into English
plenoz
November 9, 2009 @ 14:50
Wah pak deni, salam kenal yah pak.
penjelasannay sungguh detail dan mudah dipahami.
Bapak pasti guru besar di univ termuka yah pak.
denpras
November 9, 2009 @ 14:53
pak plenoz terima kasih buat sanjungannya.. saya hanya berbagi, mencoba menjelaskan mudah2an dapat dipahami baik itu dari kacamata orang awam sekalipun… baiknya ditambahkan saja pak item2 yang kurang.. atau yang menyangkut hal substansi ( lho ? )
bima
November 16, 2009 @ 16:34
handal….
boleh juga tuh pake yang berbahasa inggris
denpras
November 16, 2009 @ 16:58
iya next pake bahasa inggris aja : )
Sweetwaterstories.com - Your Telecom and Electronics review
November 18, 2009 @ 10:10
[...] Banking After understanding how SMS works, now we try to know about application what sms can provide to us. As I mentioned before, that SMS [...]